Observasi Matakuliah Arsitektur Wisata ke Subang

BELAJAR ARSITEKTUR DARI ALAM: “Telusur Setu Wanayasa dan Curug Cijalu”


Mahasiswa Arsitektur Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur (DPTA) FPTK Universitas Pendidikan Indonesia melakukan observasi ke Setu Wanayasa yang ada di Desa Wanayasa Kabupaten Purwakarta dan Curug Cijalu di Kabupaten Subang-Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari kuliah lapangan pada Matakuliah Arsitektur Wisata (AT. 432) Program Studi Arsitektur DPTA FPTK UPI. Mahasiswa yang mengambil matakuliah ini sebanyak 11 orang didampingi oleh dosen pengampu (Nuryanto). 


Tujuan utama observasi lapangan ini adalah untuk mempelajari dan menggali potensi-potensi alam yang dapat dikembangkan menjadi desa-desa wisata berbasis kearifan lokal. Kabupaten Purwakarta dan Subang merupakan dua dari sekian banyak daerah di Jawa Barat yang memiliki potensi sangat besar untuk pengembangan daerah-daerah wisata. Mahasiswa yang melakukan observasi tersebut ditugaskan untuk memotret kondisi dan potensi yang ada di Desa Wanayasa (Setu Wanayasa) dan Curug Cijalu untuk dijadikan bekal dalam membuat usulan perencanaan dan perancangan desa wisata. Usulan tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah setempat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaannya agar menjadi masukan bagi para pemangku kebijakan dalam mengembangkan daerah wisatanya (Sumber: Nuryanto, 10/11/2017).  

Pameran Karya Mahasiswa Arsitektur DPTA-2017

PAMERAN ARSITEKTUR-DPTA FPTK UPI: “Dari Mahasiswa Arsitektur untuk UPI”

Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan Keluarga Mahasiswa Arsitektur Kridaya (KMA-K), menggelar Pameran Karya Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur yang digelar di lobby Gedung Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia. Pameran tersebut diselenggarakan dari tanggal 24-31 Oktober 2017. Secara umum, kegiatan tersebut bertujuan untuk mempublikasikan Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur serta beberapa karya hasil sayembara arsitektur dan tugas-tugas kuliah lainnya. Karya Tugas Akhir Arsitektur yang dipajang merupakan produk dari matakuliah penyelesaian akhir studi berupa proyek desain meliputi desain terminal bus, rumah sakit, museum budaya, apartemen, mesjid, bandara, stasiun kereta api, sekolah, kampung wisata, perguruan tinggi, kantor sewa, dan lain sebagainya. Tugas Akhir Arsitektur tersebut sebagai syarat kelulusan studi dalam meraih gelar Sarjana Arsitektur yang dibimbing langsung oleh para Dosen Pembimbingnya. Di samping itu, pameran tersebut juga dilaksanakan dalam rangka turut memeriahkan Dies Natalis ke-63 Universitas Pendidikan Indonesia.


Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia, Bapak Dr. H. Solehuddin, M.Pd., secara resmi membuka pameran yang dihadiri oleh para pimpinan departemen, Program Studi, dan para mahasiswa di lingkungan Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK serta mahasiswa UPI lainnya. Dalam sambutannya, Wakil Rektor mengatakan bahwa “Mahasiswa Arsitektur UPI juga mampu bersaing dan tidak kalah prestasinya dengan mahasiswa dari kampus lainnya”. Senada dengan Wakil Rektor, Ketua Program Studi Arsitektur, Tutin Aryanti, Ph.D. juga mengatakan bahwa banyak prestasi yang dicapai oleh mahasiswa arsitektur, antara lain: Juara 1 Sayembara Nasional desain rumah bagi kaum marjinal di UNHAS, Makassar-Sulawesi Selatan; Juara 1 Sayembara Nasional mycrohouse di UNS, Solo-Jawa Tengah; Juara 1 International Architecture Workshop: Yahata Past and Present di The Kitakyushu University, Japan, dan lain sebagainya. Hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa arsitektur UPI mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional dan internasional.


Pameran dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor dengan ditandai pemukulan gong dan sketsa bebas yang digoreskan oleh Bapak Wakil Rektor di kertas gambar. Setelah itu, didampingi oleh para pimpinan departemen dan para dosen berkeliling mengamati dan berdialog tentang beberapa display gambar dan maket desain yang ada di lobby museum. Dalam kesempatan dialog tersebut, Wakil Rektor juga berharap kegiatan serupa tetap dilaksanakan pada setiap tahunnya untuk ekspose hasil karya mahasiswa arsitektur UPI, tidak hanya di dalam kampus tetapi juga ke luar kampus. Seluruh karya mahasiswa Arsitektur DPTA FPTK UPI tersebut secara tidak langsung menjadi bukti sekaligus pengalaman yang sangat berharga bagi para mahasiswanya sebagai calon-calon arsitek masa depan yang mampu mengangkat dan memperkuat citra UPI sebagai kampus yang Leading and Outstanding University (Sumber: Nuryanto; 24/10/2017).  

SEMNAS Arsitektur, UNIKA Semarang, 20-09-2017

SEMINAR NASIONAL ARSITEKTUR: “Arsitektur Populis dan Tantangan Masa Kini”


Program Studi Arsitektur, Fakultas Arsitektur dan Desain (FAD) Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang-Jawa Tengah bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) wilayah Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan seminar nasional dengan tema: “Arsitektur Populis dan Tantangan Masa Kini”. Seminar tersebut bertempat di ruang Auditorium Gedung Thomas Aquinas, Pasca Sarjana UNIKA lantai tiga. Seminar Arsitektur Populis juga sebagai rangkaian dari acara Dies Natalis ke-50 Program Studi Arsitektur UNIKA. 


Tujuan dasar seminar ‘Arsitektur Populis dan Tantangan Masa Kini’ adalah untuk menghimpun pemikiran dan saran dari akademisi, praktisi, serta masyarakat untuk membuat rumusan penting tentang konsep pembangunan yang menitikberatkan keberpihakan arsitek pada masyarakat menengah ke bawah. Dalam tema tersebut juga disinggung tentang “Community Base Developmenet”, atau pembangunan berbasis masyarakat. Seminar diikuti sekitar 200 peserta diisi oleh tiga pembicara yakni Rudyanto Soesilo dari Unika Soegijapranata, Tjuk Kuswartojo merupakan pendiri Penelitian Lingkungan Hidup Institut Teknologi Bandung dan PrIe GS merupakan budayawan asal Semarang.


Dosen dari Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK Universitas Pendidikan Indonesia yang mengikuti dan menjadi pemakalah pada seminar tersebut yaitu: Nuryanto yang mempresentasikan hasil penelitian PPKBK Tahap II tentang “Model desain rumah ramah banjir di Kampung Cieunteung Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung dengan inspirasi Arsitektur Tradisional Sunda“, dan Erna Krisnanto yang mempresentasikan tentang “Keandalan Struktur dan Konstruksi Rumah Gempa“. Secara keseluruhan acara tersebut berjalan lancar, dan ditutup oleh Ketua Program Studi Arsitektur UNIKA (Sumber: Nuryanto, 21 September 2017).    


Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada: Seminar Nasional Arsitektur UNIKA 20 September 2017

 

Mengantar KKN Mahasiswa UPI ke Kab. Subang

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UPI ke Kec. Compreng Kab. Subang-Jawa Barat

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah satu wujud dari tridharma perguruan tinggi. Sejalan dengan dinamika yang terjadi, baik pada tingkat masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun dunia global, maka dewasa ini program KKN UPI diarahkan menjadi KKN tematik berbasis pendidikan sebagai wahana pengabdian kepada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat dipandang oleh UPI sebagai program yang wajib dilaksanakan, baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa, dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip: (1) kompetensi akademik, (2) kewirausahaan, dan (3) profesional, sehingga dapat menghasilkan program pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, relevan, dan sinergis dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat. KKN tematik adalah program KKN dengan fokus yang spesifik dengan ciri: (1) relevan dengan program pembangunan daerah atau pemerintah pusat, (2) relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan (3) relevan dengan visi, misi, renstra, kepakaran, dan IPTEKS yang dimiliki UPI. Program KKN tematik berbasis pendidikan ini didasarkan kepada prinsip-prinsip pendidikan, yaitu ing ngarso sung tulodo,ing madya mangun karso, dan tut wuri handayani.

Saya membimbing dua kelompok KKN Tematik Keaksaraan dan Usaha Mandiri (KUM), yaitu: (1) Desa Mekarjaya Kecamatan Compreng Kab. Subang sebanyak 10 orang dengan ketua kelompok Cahyo; (2) Desa Compreng Kecamatan Compreng Kab. Subang sebanyak 11 orang dengan ketua kelompok Prasetio. KKN KUM ini mulai dilaksanakan mulai dari 20 Juli sampai dengan 28 Agustus 2017. Kelompok KKN KUM di Kecamatan Compreng secara resmi diterima oleh Camat Kecamatan Compreng, yaitu Bapak Deny Setiawan, S.Ip. dan seluruh muspika. Dalam sambutannya, Camat berpesan agar para mahasiswa mampu memberikan pendampingan dan pencerahan kepada masyarakat di desa-desa lokasi KKN, terutama dalam hal pendidikan (pemberantasan buta aksara), serta kemandirian masyarakat (wirausaha). Camat dan jajaran muspika yang hadir sangat menyambut gembira kedatangan mahasiswa dari UPI yang didampingi oleh dua orang dosen pembimbing lapangan (DPL); Bapak Nuryanto dan Ibu Riskha Mardiana. Acara penerimaan dilakukan di pendopo gedung kecamatan pada pukul 14.35-14.10 WIB. Dalam akhir sambutannya, Camat berharap agar kegiatan KKN mahasiswa UPI terus dapat dilanjutkan (sustainable) bahkan diharapkan menjadi desa-desa binaan UPI dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk memajukan dan mencerdaskan bangsanya (Sumber: Nuryanto, 24/07/2017).

Sidang Tugas Akhir Sarjana Arsitektur-Juni 2017

Sidang Tugas Akhir Sarjana Arsitektur-Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI

Selasa, 13 Juni 2017 di Bulan Suci Ramadhan 1438 H merupakan hari bersejarah bagi keempat mahasiswa: (1) Dwina Kamaranti (mahasiswa lanjutan D3); (2) Ai Neni Sriyani (mahasiswa reguler S1); (3) Rosa Meliana (mahasiswa lanjutan D3); (4) Indah Octavia (mahasiswa reguler S1) untuk mempertahankan karyanya dalam sidang tertutup Tugas Akhir Arsitektur. Sidang dihadiri oleh para pimpinan departemen, program studi, dan fakultas. Sidang dibuka secara resmi oleh Dekan FPTK, Prof. Dr. Mokhamad Syaom Barliana, M.Pd., M.T.  

Tugas Akhir Ai Neni Sriyani berjudul: “SMK Seni Pertunjukan di Ujung Berung Kota Bandung” dengan menggunakan pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Sunda dibimbing oleh Tutin Aryanti, Ph.D. (I) dan Nuryanto, S.Pd., M.T. (II). Desain yang ditampilkan sangat menarik, karena mampu memadukan dua unsur yang berbeda, yaitu modern dan Tradisional Sunda. Bentuk atap julang ngapak dan konsep panggung menjadi dasar pertimbangan yang dipilih dalam rancangan sekolah tersebut. Sedangkan judul Tugas Akhir Rosa Meliana adalah: “Stadion Sepak Bola Cirebon”, dengan pendekatan metafor udang yang dikombinasikan dengan unsur tradisional Khas Cirebon (batik trusmi) pada bagian fasad bangunan. Pembimbing untuk Tugas Akhir Rosa adalah Drs. Rd. Irawan Surasetja, M.T. (I) dan Nuryanto, S.Pd., M.T. (II). Hadir sebagai penguji pada Sidang Tugas Akhir yaitu: Drs. Dadang Ahdiat, MSA, dan Adi Ardiansyah, S.Pd., M.T. Kedua mahasiswa peserta sidang mampu mempertahankan karyanya di depan penguji dengan hasil memuaskan, walaupun tetap terdapat beberapa catatan perbaikan. Selamat kepada Ai Neni Sriyani dan Rosa Meliana yang telah mendapatkan yudisium dalam hasil sidang yang disampaikan dan ditutup secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FPTK UPI, Bapak Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd., dan berhak menyandang gelar Sarjana Arsitektur (S.Ars.); Wilujeng…… (Sumber: Nuryanto)

 

Pengabdian Masyarakat PAKUBA- Kab. Garut-2017

Pengabdian Masyarakat Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur

Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sudalarang Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut dan Keluarga Mahasiswa Arsitektur-Kridaya (KMA-Kridaya) DPTA-FPTK Universitas Pendidikan Teknik Arsitektur melaksanakan Pengabdian Masyarakat (pengmas) pada Masyarakat Paguyuban Kuli Bangunan (PAKUBA) di desa tersebut. Kegiatan pengmas dilaksanakan pada Hari Sabtu, 20 Mei 2017 bertempat di Kantor Desa Sudalarang.pengmas-2017 
1Tema kegiatan tersebut yaitu: “Pelatihan Pemasangan Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan” yang menghadirkan dua orang instruktur dari Emka Trust-Bandung; Bapak Nurcahya, S.Pd., dan Bapak Iden Wildensyah, S.Pd., M.M. yang merupakan alumni dari Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI. Pengabdian Masyarakat ditutup secara resmi oleh Kepala Desa Sudalarang dengan pemberian plakat dan sertifikat secara simbolis oleh Sekretaris Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur, Bapak Nuryanto, S.Pd., M.T. kepada perwakilan peserta. Para peserta, mahasiswa, dosen, dan Kepala Desa berfoto bersama di depan rangka konstruksi kuda-kuda baja ringan yang telah selesai dirakit bersama oleh para peserta didampingi para instruktur. Kegiatan berlangsung lancar dan hasil rakitan kuda-kuda baja ringan diserahterimakan oleh Ibu Lilis Widaningsih mewakili Panitia Pengmas kepada pihak Desa Sudalarang melalui kepala desanya. Dosen yang hadir pada kegiatan pengmas yaitu: Ibu Lilis Widaningsih, S.Pd., M.T., Bapak Nuryanto, S.Pd., M.T., Bapak Restu Minggra, S.Pd., M.T., dan Ibu Indah Susanti, S.Pd., M.T., serta mahasiswa sebanyak 15 orang termasuk Ketua KMA-Kridaya, Irfan Mustofa. Semoga kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sudalarang, khususnya untuk para pekerja konstruksi bangunan (PAKUBA) di Desa Sudalarang dalam meningkatkan kompetensi keahliannya.

Masyarakat Desa Sudalarang berharap, kegiatan serupa dan kerjasama yang baik antara Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI dengan Pemerintah Desa Sudalarang dapat terus dilanjutkan secara simultan, karena peran Perguruan Tinggi sangat berarti bagi kemajuan desa, khususnya para pekerja konstruksi bangunan dalam memperbaiki kualitas keahlian dan sumber daya desanya (Sumber: Nuryanto; 20/05/2017).  

Kuliah Lapangan-IKEA Alam Sutera Tangerang

Kuliah Lapangan Prodi Pendidikan Teknik Arsitektur Ke IKEA-Tangerang

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur, Departemen Pendidikan Teknik Arsitektut FPTK Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan Kuliah Lapangan (Field Trip) ke IKEA di Alam Sutera-Tangerang yang dilaksanakan pada Hari Senin, 17 April 2017. Kuliah lapangan diikuti oleh 48 Mahasiswa dan 3 orang Dosen dengan tujuan ke Mesjid Istiqlal, Gereja Kathedral, Konsultan Arsitektur, dan IKEA di Kompleks Perumahan Kota Mandiri Alam Sutera-Tangerang. Kuliah lapangan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang objek-objek arsitektur yang berhubungan dengan beberapa matakuliah yang terkait, seperti Sejarah Arsitektur, Perancangan Arsitektur, dan Struktur-Konstruksi. Dosen Pembimbing yang ikut dalam kegiatan tersebut yaitu: Ibu Riskha Mardiana, Bapak Nuryanto, dan Bapak Yudhistira Kusuma. Dalam kunjungannya ke Mesjid Istiqlal dan Gereja Kathedral, mahasiswa dapat melihat secara langsung karya arsitektur yang sangat indah, mulai dari bentuk, ornamen, lansekap, gaya atau langgam, serta detail-detail yang ada pada bagian interiornya. Hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi tugas dan profesinya setelah lulus.

Kunjungan di IKEA yang merupakan salah satu pusat furniture terbesar di Indonesia, mahasiswa secara langsung melihat bentuk-bentuk furniture dengan berbagai style yang sangat unik. Peserta kuliah lapangan merasa kurang lengkap, karena tidak dapat langsung melihat proses produksi, sehingga waktu yang tersedia dihabiskan untuk melihat dan mengamati produk-produk IKEA yang ada di etalase tiap lantainya. Pengalaman kuliah lapangan selama satu hari penuh tersebut memberikan gambaran nyata untuk mahasiswa tentang berbagai hal yang berhubungan dengan arsitektur, sehingga teori yang dipelajarinya di ruang kuliah dapat menemukan korelasi ilmiah (scientific) dengan kenyataannya di lapangan, tentang arsitektur dan furnitur (Sumber: Nuryanto; 20/04/2017).