Mengantar KKN Mahasiswa UPI ke Kab. Subang

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UPI ke Kec. Compreng Kab. Subang-Jawa Barat

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner, institusional, dan kemitraan sebagai salah satu wujud dari tridharma perguruan tinggi. Sejalan dengan dinamika yang terjadi, baik pada tingkat masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun dunia global, maka dewasa ini program KKN UPI diarahkan menjadi KKN tematik berbasis pendidikan sebagai wahana pengabdian kepada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat dipandang oleh UPI sebagai program yang wajib dilaksanakan, baik oleh dosen maupun oleh mahasiswa, dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip: (1) kompetensi akademik, (2) kewirausahaan, dan (3) profesional, sehingga dapat menghasilkan program pengabdian kepada masyarakat yang bermutu, relevan, dan sinergis dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat. KKN tematik adalah program KKN dengan fokus yang spesifik dengan ciri: (1) relevan dengan program pembangunan daerah atau pemerintah pusat, (2) relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan (3) relevan dengan visi, misi, renstra, kepakaran, dan IPTEKS yang dimiliki UPI. Program KKN tematik berbasis pendidikan ini didasarkan kepada prinsip-prinsip pendidikan, yaitu ing ngarso sung tulodo,ing madya mangun karso, dan tut wuri handayani.

Saya membimbing dua kelompok KKN Tematik Keaksaraan dan Usaha Mandiri (KUM), yaitu: (1) Desa Mekarjaya Kecamatan Compreng Kab. Subang sebanyak 10 orang dengan ketua kelompok Cahyo; (2) Desa Compreng Kecamatan Compreng Kab. Subang sebanyak 11 orang dengan ketua kelompok Prasetio. KKN KUM ini mulai dilaksanakan mulai dari 20 Juli sampai dengan 28 Agustus 2017. Kelompok KKN KUM di Kecamatan Compreng secara resmi diterima oleh Camat Kecamatan Compreng, yaitu Bapak Deny Setiawan, S.Ip. dan seluruh muspika. Dalam sambutannya, Camat berpesan agar para mahasiswa mampu memberikan pendampingan dan pencerahan kepada masyarakat di desa-desa lokasi KKN, terutama dalam hal pendidikan (pemberantasan buta aksara), serta kemandirian masyarakat (wirausaha). Camat dan jajaran muspika yang hadir sangat menyambut gembira kedatangan mahasiswa dari UPI yang didampingi oleh dua orang dosen pembimbing lapangan (DPL); Bapak Nuryanto dan Ibu Riskha Mardiana. Acara penerimaan dilakukan di pendopo gedung kecamatan pada pukul 14.35-14.10 WIB. Dalam akhir sambutannya, Camat berharap agar kegiatan KKN mahasiswa UPI terus dapat dilanjutkan (sustainable) bahkan diharapkan menjadi desa-desa binaan UPI dalam rangka mendukung program pemerintah pusat untuk memajukan dan mencerdaskan bangsanya (Sumber: Nuryanto, 24/07/2017).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *