Lina Latifah-PTA: Peringkat I Mawapres FPTK-2018

PEMILIHAN MAHASISWA BERPRESTASI TINGKAT FPTK-2018

Hari Senin, 29 Januari 2018 menjadi hari yang sangat bersejarah untuk Lina Latifah (PTArs’2015) dari Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur, Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI, karena Lina terpilih sebagai Juara I pada ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) untuk tahun 2018 di tingkat Fakultas (FPTK). Hal tersebut juga secara tidak langsung menjadi kebahagiaan bagi Keluarga Besar Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur, karena dua kali berturut-turut menjadi Juara I pada ajang bergengsi  tersebut, setelah pada tahun 2017 Nisrina Qurrotu’Aini El-Yusuf (PTArs’2014) juga menjadi Juara I MAWAPRES tingkat FPTK dan Juara II MAWAPRES tingkat UPI. Untuk tahun 2018 kali ini kegiatan pemilihan mahasiswa terbaik dilangsungkan di Auditorium Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan UPI. Dalam acara ini, terdapat 6 finalis mahasiswa berprestasi dari program S-1 yang telah lolos dalam seleksi Mahasiswa Berprestasi Tingkat Departemen/Prodi.

Lina Latifah mampu meyakinkan Dewan Juri untuk menjadi yang terbaik I dan menyisihkan kelima pesaingnya yang berasal dari berbagai departemen di lingkungan FPTK. Keenam finalis tersebut adalah Fikri Arif Wicaksana (Departemen Pendidikan Teknik Elektro), Lina Latifah (Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur), Rahman Arief Setiawan (Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga), Reiva Karina Noviarini (Departemen Pendidikan Teknik Sipil), Sigit Agung Mardani (Departemen Pendidikan Teknik Mesin), Lili Nailufhar (Prodi Pendidikan Teknologi Agroindustri).

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Ana, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPTK UPI dilanjutkan dengan presentasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang telah dibuatnya di hadapan para penilai. Diharapkan para finalis membuat karya tulis ilmiah yang berisi solusi berbagai permasalahan di Indonesia berdasarkan bidang ilmu para finalis. KTI ini juga digunakan sebagai salah satu persyaratan sekaligus unsur penilaian dalam proses seleksi mahasiswa berprestasi di samping berbagai capaian prestasi yang ditunjukkan dengan sertifikat, kemampuan Bahasa Inggris, Indeks Prestasi Kumulatif, dan klarifikasi Curriculum Vitae.

“Finalis yang mewakili dari setiap Departemen akan dipilih mewakili Fakultas, perjalanan dari tahun ke tahun, tahun 2015 sampai dengan sekarang FPTK UPI posisinya ada di posisi 2, kita yakin bahwa perlu usaha lagi untuk meyakinkan para juri di tingkat Universitas agar wakil dari Fakultas bisa jadi wakil UPI lalu masuk ke nasional, karena tahun kemarin kita punya prestasi membanggakan di UPI masuk finalis UPI 15 besar, dulu juga FPTK pernah masuk tingkat nasional. Sebagai calon mahasiswa berprestasi bukan hanya saja nilai akademik yang diniliai, tapi juga kemampuan menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI) menjadi bagian terpenting, keaktipan dalam berorganisasi,yang paling menonjol penilaian prestasi dari masing-masing calon, tonjolkan apa yang dimiliki berdasarkan portopolio, pemenang tingkat nasional ternyata prestasi nasional cukup banyak,aktif di masyarakat cukup banyak, prestasi lainnya juga, akademiknya, attitude, cara komunikasi yang baik. Belajar dari para pemenang, tantangan kita hari ini mengambil yang terbaik untuk fakultas.

Setelah mengikuti seleksi yang cukup panjang dan diskusi oleh tim penilai, mengingat semua 6 besar finalis adalah mahasiswa terbaik dengan sederet prestasi nasional dan internasional yang tidak dapat diragukan lagi kredibilitasnya. Akhirnya dipilihlah juara mahasiswa berprestasi FPTK UPI, yaitu: Lina Latifah Peringkat ke-1; Lili Nailufhar, Peringkat Ke-2; Fikri Arif Wicaksana, Peringkat Ke-3; Rahman Arief Setiawan, Peringkat Ke-4; Sigit Agung Mardani, Peringkat Ke-5; dan Reiva Karina Noviarini, Peringkat Ke-6. 

SELAMAT yaa Lina, semoga tetap menjadi yang terbaik dan menjadi juara I MAWAPRES tingkat UPI. Kita dukung Lina Latifah pada pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat UPI, mohon doa dan dukungannya kepada Civitas Akademika Arsitektur DPTA FPTK UPI. Terimakasih. (Sumber: Nuryanto/04/03/2018 dan portal berita FPTK). 

Penerimaan Mahasiswa Baru Arsitektur UPI-2018

PENERIMAAN MAHASISWA BARU ARSITEKTUR UPI TAHUN AKADEMIK 2018-2019


Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan, setelah pendidikan menengah, menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi tepat waktu. Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya di SMA/SMK/MA layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN.


Dalam kerangka integrasi pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi, sekolah diberi peran dalam proses seleksi SNMPTN dengan asumsi bahwa sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan karakter. Oleh karena itu, sekolah berkewajiban mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan lengkap dan benar serta mendorong dan mendukung siswa dalam proses mendaftar. PDSS merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa yang dijadikan sumber utama data SNMPTN.


Informasi lebih lanjut silakan buka laman: Info Penerimaan Mahasiswa UPI