Masterpiece Mahasiswa Arsitektur-Tekomars-2017

MASTERPIECE HAFIZ NURRAHMAN: Tugas Besar Individual Tekomars

Tugas ini merupakan tugas besar individual Matakuliah Teknik Komunikasi Arsitektural (AT-432) pada Program Studi Arsitektur, Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK Universitas Pendidikan Indonesia, Semester Genap Th. Akademik 2017-2018. Tugas ini sebagai karya terbaik dari mahasiswa Hafiz Nurrahman (Angkt. 2015). Penekanan pada tugas adalah mahasiswa harus mampu berkomunikasi dengan klien, baik secara verbal maupun visual. Hafiz Nurrahman mampu melakukan komunikasi secara erbal melalui wawancara secara langsung dan intensif dengan Bapak Bayu Fajri Tessariyandi (32 th) dan Ibu Irma Ismarani (29 th) sebagai kliennya. Hasil dari wawancara tersebut dikomunikasikan ke dalam bahasa visual (disain) berupa gambar denah, potongan, dan tampak. Bahasa verbal dan visual sebagai akumulasi dari proses komunikasi secara simultan dengan klien. Proses dan teknik komunikasi ini sangat penting dimiliki oleh setiap mahasiswa sebagai calon arsitek, untuk mengetahui bagaimana sebuah desain lahir dari sebuah proses berkomunikasi dengan klien, baik verbal maupun visual.

 

Proyek rumah tinggal milik Bapak Bayu dan Ibu Irma tersebut merupakan real project, karena akan dibangun oleh pasangan muda yang berasal dari Bandung tersebut. Berada di atas tanah seluas ± 600 M2 dengan dua lantai, Hafiz mampu membuat desain rumah yang berada pada posisi hook (sudut jalan), dengan menampilkan double facade yang futuristic sesuai dengan keinginan klien. Dengan proses komunikasi yang cukup panjang, karena berbeda keinginan antara Bapak Bayu dengan Ibu Irma, akhirnya Hafiz mampu menyelesaikan desain sesuai keinginan klien. Sayangnya pada saat presentasi Hafiz yang sedianya Bapak Bayu akan hadir, tetapi batal, karena klien ada kesibukan. Hafiz mampu mempresentasikan karyanya di depan dosen matakuliah Teknik Komunikasi Arsitektural dan teman-temannya, dan berhasil meraih nilai terbaik (90/A). Selamat kepada Hafiz Nurrahman (Sumber: Nuryanto, 21/06/2017).     

 

Sidang Tugas Akhir Sarjana Arsitektur-Juni 2017

Sidang Tugas Akhir Sarjana Arsitektur-Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI

Selasa, 13 Juni 2017 di Bulan Suci Ramadhan 1438 H merupakan hari bersejarah bagi keempat mahasiswa: (1) Dwina Kamaranti (mahasiswa lanjutan D3); (2) Ai Neni Sriyani (mahasiswa reguler S1); (3) Rosa Meliana (mahasiswa lanjutan D3); (4) Indah Octavia (mahasiswa reguler S1) untuk mempertahankan karyanya dalam sidang tertutup Tugas Akhir Arsitektur. Sidang dihadiri oleh para pimpinan departemen, program studi, dan fakultas. Sidang dibuka secara resmi oleh Dekan FPTK, Prof. Dr. Mokhamad Syaom Barliana, M.Pd., M.T.  

Tugas Akhir Ai Neni Sriyani berjudul: “SMK Seni Pertunjukan di Ujung Berung Kota Bandung” dengan menggunakan pendekatan Arsitektur Neo Vernakular Sunda dibimbing oleh Tutin Aryanti, Ph.D. (I) dan Nuryanto, S.Pd., M.T. (II). Desain yang ditampilkan sangat menarik, karena mampu memadukan dua unsur yang berbeda, yaitu modern dan Tradisional Sunda. Bentuk atap julang ngapak dan konsep panggung menjadi dasar pertimbangan yang dipilih dalam rancangan sekolah tersebut. Sedangkan judul Tugas Akhir Rosa Meliana adalah: “Stadion Sepak Bola Cirebon”, dengan pendekatan metafor udang yang dikombinasikan dengan unsur tradisional Khas Cirebon (batik trusmi) pada bagian fasad bangunan. Pembimbing untuk Tugas Akhir Rosa adalah Drs. Rd. Irawan Surasetja, M.T. (I) dan Nuryanto, S.Pd., M.T. (II). Hadir sebagai penguji pada Sidang Tugas Akhir yaitu: Drs. Dadang Ahdiat, MSA, dan Adi Ardiansyah, S.Pd., M.T. Kedua mahasiswa peserta sidang mampu mempertahankan karyanya di depan penguji dengan hasil memuaskan, walaupun tetap terdapat beberapa catatan perbaikan. Selamat kepada Ai Neni Sriyani dan Rosa Meliana yang telah mendapatkan yudisium dalam hasil sidang yang disampaikan dan ditutup secara resmi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FPTK UPI, Bapak Dr. Iwa Kuntadi, M.Pd., dan berhak menyandang gelar Sarjana Arsitektur (S.Ars.); Wilujeng…… (Sumber: Nuryanto)

 

NISRINA-PTA Juara II Mawapres UPI tahun 2017

Selamat kepada Nisrina sebagai Juara II MAWAPRES UPI tahun 2017

Nisrina Qurrotu’aini El-Yusuf (1400536) dari Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur, Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur-Universitas Pendidikan Indonesia berhasil menjadi Juara II dalam ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) tingkat UPI. Sebelumnya, pemilihan Mahasiswa Berprestasi di tingkat Fakultas diselenggarakan pada Selasa, 4 April 2017 di FPTK. Nisrina mampu mengungguli kandidat lainnya yang berasal dari empat departemen/prodi lainnya, antara lain: (1) Mukrivah (NIM 1406939) dari Prodi Pend. Teknologi Agroindustri; (2) Alifya Azhar (NIM 1404246) dari Prodi Pendidikan Tata Boga; (3) Fauzan Firdaus (NIM 1400771) dari Prodi Pendidikan Teknik Mesin; (4) Surya Sofiry (NIM 1405786) dari Prodi Teknik Elektro; (5) Asrinia Desilia (NIM 1404149) dari Prodi Teknik Sipil.

Berdasarkan hasil penilaian dari tim juri, yang terdiri dari perwakilan masing-masing departemen/prodi, maka terpilih: (1) Nisrina meraih juara I; (2) Mukrivah juara II; (3) Alifya juara III; (4) Fauzan juara 4; (5) Surya juara 5; (6) Asrinia juara 6. Juri yang memberikan penilaian yaitu: (a) Dr. Hj. Ai Nurhayati, M.Si., dari Departemen PKK; (b) Dr. H. Mumu Komaro, M.T. dari Departemen Pendidikan Teknik Mesin; (c) Dr. Hasbullah , S.Pd, M.T. dari Departemen Pendidikan Teknik Elektro; (d) Siti Nurasiyah, M.T. dari Departemen Pendidikan Teknik Sipil; (e) Tutin Aryanti, Ph.D. dari Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur; (f) Dewi Cakrawati, M.Si. dari Program Studi Agro Industri.

Selamat kepada Nisrina Qurrotu’aini El-Yusuf dan mewakili FPTK di pemilihan MAWAPRES tingkat universitas. Semoga Nisrina menjadi juara MAWAPRES di tingkat universitas (UPI) dan mewakili UPI dalam pemilihan MAWAPRES di tingkat nasional. Semoga Nisrina juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa yang lainnya, khususnya di Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur, amiiinnnn. (Sumber: Nuryanto).

Pengabdian Masyarakat PAKUBA- Kab. Garut-2017

Pengabdian Masyarakat Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur

Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sudalarang Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut dan Keluarga Mahasiswa Arsitektur-Kridaya (KMA-Kridaya) DPTA-FPTK Universitas Pendidikan Teknik Arsitektur melaksanakan Pengabdian Masyarakat (pengmas) pada Masyarakat Paguyuban Kuli Bangunan (PAKUBA) di desa tersebut. Kegiatan pengmas dilaksanakan pada Hari Sabtu, 20 Mei 2017 bertempat di Kantor Desa Sudalarang.pengmas-2017 
1Tema kegiatan tersebut yaitu: “Pelatihan Pemasangan Konstruksi Rangka Atap Baja Ringan” yang menghadirkan dua orang instruktur dari Emka Trust-Bandung; Bapak Nurcahya, S.Pd., dan Bapak Iden Wildensyah, S.Pd., M.M. yang merupakan alumni dari Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI. Pengabdian Masyarakat ditutup secara resmi oleh Kepala Desa Sudalarang dengan pemberian plakat dan sertifikat secara simbolis oleh Sekretaris Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur, Bapak Nuryanto, S.Pd., M.T. kepada perwakilan peserta. Para peserta, mahasiswa, dosen, dan Kepala Desa berfoto bersama di depan rangka konstruksi kuda-kuda baja ringan yang telah selesai dirakit bersama oleh para peserta didampingi para instruktur. Kegiatan berlangsung lancar dan hasil rakitan kuda-kuda baja ringan diserahterimakan oleh Ibu Lilis Widaningsih mewakili Panitia Pengmas kepada pihak Desa Sudalarang melalui kepala desanya. Dosen yang hadir pada kegiatan pengmas yaitu: Ibu Lilis Widaningsih, S.Pd., M.T., Bapak Nuryanto, S.Pd., M.T., Bapak Restu Minggra, S.Pd., M.T., dan Ibu Indah Susanti, S.Pd., M.T., serta mahasiswa sebanyak 15 orang termasuk Ketua KMA-Kridaya, Irfan Mustofa. Semoga kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Sudalarang, khususnya untuk para pekerja konstruksi bangunan (PAKUBA) di Desa Sudalarang dalam meningkatkan kompetensi keahliannya.

Masyarakat Desa Sudalarang berharap, kegiatan serupa dan kerjasama yang baik antara Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur FPTK UPI dengan Pemerintah Desa Sudalarang dapat terus dilanjutkan secara simultan, karena peran Perguruan Tinggi sangat berarti bagi kemajuan desa, khususnya para pekerja konstruksi bangunan dalam memperbaiki kualitas keahlian dan sumber daya desanya (Sumber: Nuryanto; 20/05/2017).  

Launching Buku Puisi dan Sketsa Arsitektur-2017

Prakata Penulis Buku Puisi dan Sketsa Arsitektur

Buku ini merupakan kompilasi puisi karya M. Syaom Barliana dan Lilis Widaningsih, yang diselingi oleh sketsa arsitektur karya Nuryanto, yang memang berusaha mengkoneksikan antara puisi dan arsitektur, dengan beberapa sudut pandang. Puisi, baik yang ditulis oleh M. Syaom Barliana maupun Lilis Widangsih, sebagian ditulis terinspirasi dari arsitektur, sebagian menggunakan idiom-idiom yang dikenal dalam dunia arsitektur. Sebagian lainnya, berbicara tentang permasalahan arsitektur, kota, dan lingkungan. Sebagian lainnya, mungkin tentang pribadi, tentang hal hal yang penting atau juga tidak penting.

Hubungan itu, dipertegas dengan kompilasi sketsa arsitektur. Sketsa yang ditulis, atau lebih tepatnya digambar, oleh Nuryanto, tidak dimaksudkan sebagai ilustrasi bagi puisi- puisi itu. Sketsa ini adalah gambar arsitektur yang bersifat indenpenden, yang mengangkat objek arsitektur vernakular dan kontemporer pada beberapa lokasi, seperti: Kampung Kasepuhan Ciptagelar (Sukabumi), Baduy (Banten), Naga (Tasikmalaya); Desa Adat Sebatu, Tenganan, Panglipuran, Garuda  Wisnu Kancana Desa Ungasan yang berada di Pulau Bali; Desa Adat Sasak Sade dan Bayan di Pulau Lombok-NTB; serta beberapa titik sketsa yang ada di Kota Surabaya.

Buku dibuka dengan prolog, yang mengantar pembaca untuk memahami alasan dan tema mengapa buku ini ditulis. Pada bagian isi, dikemukakan sejumlah puisi yang dimulai dengan puisi puisi karya M. Syaom Barliana kemudian karya Lilis Widaningsih. Diantara puisi-puisi  itu,  disajikan  gambar-gambar sketsa  karya  Nuryanto.  Pada  bagian  akhir, dipaparkan sebuah artikel lama, yang sesudah ditemukan dan dibaca kembali, dianggap cukup relevan untuk mendampingi kompilasi puisi dan sketsa itu.

Terimakasih kepada para pembaca, yang mau menikmati dan menghikmati puisi dan sketsa ini. Semoga buku ini berkontribusi untuk memperkaya batin, dan juga lahir. Setidak- tidaknya, berguna sekedar untuk mengisi waktu senggang. Terimakasih kepada editor dan penerbit Guepedia, yang telah menerbitkan dan mempublikasikan buku kecil ini.

Bandung, November 2016

M.Syaom Barliana, Lilis Widaningsih, Nuryanto.


untuk pemesanan silakan klik link di bawah ini:

TOKOPEDIA: 

https://www.tokopedia.com/guepedia/puisi-dan-sketsa-arsitektur?n=1

BUKALAPAK:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/buku/novel/4d071e-jual-buku-puisi-dan-sketsa-arsitektur

ELEVENIA: 

http://www.elevenia.co.id/prd-puisi-dan-sketsa-arsitektur-16611833

HARGABUKUONLINE: 

http://hargabukuonline.com/details.php?id=910

 

Kuliah Lapangan-IKEA Alam Sutera Tangerang-2017

Kuliah Lapangan Prodi Pendidikan Teknik Arsitektur Ke IKEA-Tangerang

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur, Departemen Pendidikan Teknik Arsitektut FPTK Universitas Pendidikan Indonesia melaksanakan Kuliah Lapangan (Field Trip) ke IKEA di Alam Sutera-Tangerang yang dilaksanakan pada Hari Senin, 17 April 2017. Kuliah lapangan diikuti oleh 48 Mahasiswa dan 3 orang Dosen dengan tujuan ke Mesjid Istiqlal, Gereja Kathedral, Konsultan Arsitektur, dan IKEA di Kompleks Perumahan Kota Mandiri Alam Sutera-Tangerang. Kuliah lapangan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang objek-objek arsitektur yang berhubungan dengan beberapa matakuliah yang terkait, seperti Sejarah Arsitektur, Perancangan Arsitektur, dan Struktur-Konstruksi. Dosen Pembimbing yang ikut dalam kegiatan tersebut yaitu: Ibu Riskha Mardiana, Bapak Nuryanto, dan Bapak Yudhistira Kusuma. Dalam kunjungannya ke Mesjid Istiqlal dan Gereja Kathedral, mahasiswa dapat melihat secara langsung karya arsitektur yang sangat indah, mulai dari bentuk, ornamen, lansekap, gaya atau langgam, serta detail-detail yang ada pada bagian interiornya. Hal tersebut dapat menjadi inspirasi bagi tugas dan profesinya setelah lulus.

Kunjungan di IKEA yang merupakan salah satu pusat furniture terbesar di Indonesia, mahasiswa secara langsung melihat bentuk-bentuk furniture dengan berbagai style yang sangat unik. Peserta kuliah lapangan merasa kurang lengkap, karena tidak dapat langsung melihat proses produksi, sehingga waktu yang tersedia dihabiskan untuk melihat dan mengamati produk-produk IKEA yang ada di etalase tiap lantainya. Pengalaman kuliah lapangan selama satu hari penuh tersebut memberikan gambaran nyata untuk mahasiswa tentang berbagai hal yang berhubungan dengan arsitektur, sehingga teori yang dipelajarinya di ruang kuliah dapat menemukan korelasi ilmiah (scientific) dengan kenyataannya di lapangan, tentang arsitektur dan furnitur (Sumber: Nuryanto; 20/04/2017).   

Nisrina-PTA: Peringkat I Mawapres FPTK-2017

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) tingkat Fakultas diselenggarakan pada Selasa, 04 April 2017 di FPTK. Masing-masing kandidat Mawapres dari Departemen/Program Studi, diantaranya:

Nisrina Qurrotu’aini (NIM 1400536) dari Prodi Pendidikan Teknik Arsitektur

  • Mukrivah (NIM 1406939) dari Prodi Pend. Teknologi Agroindustri
  • Alifya Azhar (NIM 1404246) dari Prodi Pendidikan Tata Boga
  • Fauzan Firdaus (NIM 1400771) dari Prodi Pendidikan Teknik Mesin
  • Surya Sofiry (NIM 1405786) dari Prodi Teknik Elektro
  • Asrinia Desilia (NIM 1404149) dari Prodi Teknik Sipil

Terpilih:

  • NISRINA QURROTU AINI EL-YUSUF meraih juara I (DPTA)
  • Mukrivah juara II,
  • Alifya juara III,
  • Fauzan juara 4,
  • Surya juara 5 dan
  • Asrinia juara 6.

Tim Penilai pada kegiatan Mawapres ini diantaranya:

  • Dr. Hj. Ai Nurhayati, M.Si.
  • Dr. H. Mumu Komaro, M.T.
  • Dr. Hasbullah , S.Pd, M.T.
  • Siti Nurasiyah, M.T.
  • Tutin Aryanti, Ph.D.
  • Dewi Cakrawati, M.Si.

Selamat kepada para pemenang, semoga bisa menginspirasi buat mahasiswa yang lain, dan bisa melaju dengan baik mewakili Fakultas di Tingkat Universitas (Sumber: Portal Berita FPTK).

[wr_contactform id=3718]

Architectour: Road to Java and Bali, Januari 2017

STUDENT ARCHITECTOUR DPTA to JAWA and BALI; Tgl. 15 s.d. 22 Januari 2017 

Mahasiswa Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur (DPTA) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia melakukan kunjungan studi lapangan dan karya wisata arsitektur ke Pulau Dewata Bali dan Jogjakarta dari tanggal 15 sampai dengan 22 Januari 2017. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap dua tahun sekali yang diselenggarakan oleh DPTA bekerjasama dengan KMA-Kridaya Arsitektur DPTA.

Lokasi yang dijadikan kunjungan selama di Bali yaitu: (1) Pulau Besakih sebagai salah satu karya arsitektur untuk kategori religi; (2) Desa Adat Panglipuran yang banyak memiliki nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom) sebagai salah satu kekayaan arsitektur tradisional Nusantara; (3) Studi Komparasi dengan Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Udayana seputar kurikulum, sistem pembelajaran, kegiatan mahasiswa, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat; (4) Pantai Pandawa; (5) Tanjung Banoa.

Sedangkan lokasi yang dikunjungi di Jogjakarta antara lain: (1) Kampung New Nglapen sebagai prototipe rumah tahan gempa pasca gempa Jogakarta tahun 2006; (2) Goa Pindul di Kabupaten Sleman; (3) Telusur sekitar Jalan Malioboro sebagai kawasan urban kota yang sangat multikultural. Lokasi Kampung Kali Code batal dikunjungi karena Sungai di sekitar kawasan tersebut sedang pasang. Di Jogjakarta, kegiatan dilanjutkan di Paradise Resto sebagai acara puncak yang diisi oleh hiburan musik yang menghadirkan bintang tamu dari Jogjakarta (Organ Tunggal), dan penampilan mahasiswa dan dosen.

Kegiatan ini diikuti oleh 42 orang mahasiswa dan 4 orang dosen pembimbing, yaitu: Pak Nuryanto, Pak Adi Ardiansyah, Pak Fitra, dan Restu Minggra. Sedangkan selama dalam perjalanan, rombongan didampingi oleh Grass Tour and Travel serta P.T. Satria Muda sebagai armada transportasi. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses. Banyak ilmu pengetahuan yang diperoleh, terutama belajar arsitektur melalui objek nyata, mulai dari struktur, konstruksi, budaya, tradisi, serta sejarah arsitektur. (Sumber: Nuryanto, 22 Januari 2017).